Website Baru Kami, Klik Gambar

Website Baru Kami, Klik Gambar
Kajian Ilmu Agama Islam
Home » » III. Pengangkatan Sebagai Rasul [2]

III. Pengangkatan Sebagai Rasul [2]

B. MACAM-MACAM WAHYU DAN RISALAH YANG BERSIFAT GRADUAL
Wahyu yang datang kepada Rasulullah ada beberapa bentuk. Misalnya, wahyu itu berbentuk mimpi; disampaikan dengan cara yang keras; melalui Jibril dalam bentuk manusia lalu berkomunikasi dengannya; datang kepada beliau seperti bunyi lonceng (ini merupakan wahyu yang paling berat); Jibril datang dalam bentuknya yang asli (ini terjadi sebanyak dua kali), dan wahyu yang Allah turunkan kepada beliau di langit pada malam Mi'raj.
Risalah melalui proses bertahap. Pertama kali Allah mengajarkan padanya "Iqra" kemudian mengutusnya dengan,
"Hai orang yang berkemul (berselimut). Bangunlah, lalu berilah peringatan!" (al-Muddatstsir: 1-2)

Allah memerintahkan untuk memberi peringatan kepada kerabat-kerabatnya, kemudian kaumnya. Lalu, kepada bangsa Arab dan semua manusia di muka bumi.

C. MARHALAH (PERIODE) DAKWAH
1. Dakwah di Mekkah
a. Periode Dakwah dengan Cara Rahasia dan Sembunyi-sembunyi

Orang pertama yang beriman kepadanya dari kalangan dewasa adalah sahabatnya sendiri yang bernama Abu Bakar, dari kalangan wanita adalah istrinya sendiri Khadijah binti Khuwailid, dari kalangan anak-anak adalah Ali bin Abi Thalib, sedangkan dari kalangan budak adalah Zaid bin Haritsah. Periode ini berlangsung selama tiga tahun.
Rasulullah bersama kaum mukminin berkumpul di rumah Arqam bin Abi al-Arqam untuk mengajarkan urusan agama mereka. Sejak saat itu orang Quraisy telah menyatakan permusuhan kepadanya. Namun, Allah melindungi beliau dengan adanya pamannya Abu Thalib. Sahabat-sahabatnya yang memiliki kerabat dan jaminan, maka mereka mendapatkan perlindungan. Sedangkan yang lain, mereka selalu mendapatkan ancaman dan siksaan.

Total Pengunjung

Powered by Blogger.

Pencarian