Website Baru Kami, Klik Gambar

Website Baru Kami, Klik Gambar
Kajian Ilmu Agama Islam
Home » » Bencana Lidah Ketiga & Keempat

Bencana Lidah Ketiga & Keempat

- Bencana Lidah Ketiga

Banyak bicara dan memaksakan diri dengan kata-kata bersajak. Rasulullah saw. bersabda,
"Sesungguhnya orang yang paling kubenci dan yang paling jauh jaraknya di antara kalian dengan aku pada Hari Kiamat ialah orang yang akhlaknya buruk di antara kalian, banyak bicara dan banyak berkata-kata."

Memaksakan perkataan dengan kalimat bersajak dan dibuat-buat, tidak terhitung dalam perkataan juru pidato. Pemberian peringatan terkadang memakai kata-kata yang boros dan aneh. Padahal yang dimaksudkan dari peringatan adalah usaha menggugah hati dan bagaimana agar kata-kata itu bisa merasuk ke dalam hati.

- Bencana Lidah Keempat

Bicara keji, suka mencela dan mengumpat. Semua ini tercela dan dilarang, karena merupakan sumber keburukandan kehinaan. Dalam hadist disebutkan,
"Jauhilah perkataan keji, karena Allah tidak menyukai perkataan keji dan mengata-ngatai dengan perkataan keji." (HR.Ahmad & Bukhari dalam Adabul Mufrad)
Dalam hadist lain disebutkan,
"Orang mukmin itu bukan orang yang suka mencemarkan kehormatan, bukan pula orang yang suka mengutuk, berkata keji dan mengumpat." (HR.Ahmad & Tirmidzi)

Ketahuilah bahwa berkata keji dan mengumpat itu merupakan pengungkapan tentang sesuatu yang dianggap buruk, dengan kata-kata yang langsung dan jelas. Biasanya yang digunakan adalah kata-kata yang berkataan dengan jima'. Orang yang baik-baik tentu akan menghindari penggunaan kata-kata yang buruk seperti itu.

Total Pengunjung

Powered by Blogger.

Pencarian