Website Baru Kami, Klik Gambar

Website Baru Kami, Klik Gambar
Kajian Ilmu Agama Islam

Allah

Rukun iman yang pertama adalah beriman bahwa Allah swt itu ada, dan bahwasanya Allah itu Maha Esa baik dalam Dzat, sifat atau perbuatan-Nya, tidak ada sekutu bagiNya, Dialah yang berhak disembah, wajib bagiNya segala kesempurnaan yang layak dengan DzatNya yang Maha Tinggi dan mustahil bagiNya seluruh kekurangan.
Ketahuilah, bahwa wajib bagi mukallaf mengetahui keyakinan imannya terhadap Allah, yaitu sifat wajib, mustahil, dan jaiz bagiNya, serta beriman atas segala sesuatu yang memang termasuk dalam sifatNya.
Sifat wajib bagi Allah ada 20:
1. Wujud (ada)
2. Qidam (dahulu)
3. Baqa' (kekal)
4. Mukhalafah lil hawadist (berbeda dengan makhluk)
5. Qiyamuhu binafsihi (berdiri sendiri)
6. Wahdaniyah (esa)
7. Qudrah (mampu)
8. Iradah (berkehendak)
9. Ilmu (mengetahui)
10. Hayat (hidup)
11. Sama' (mendengar)
12. Bashar (melihat)
13. Kalam (berbicara)
14. Qaadiran (Maha Mampu)
15. Muriidan (Maha Berkehendak)
16. 'Aaliman (Maha Mengetahui)
17. Hayyan (Maha Hidup)
18. Samii'an (Maha Mendengar)
19. Bashiiran (Maha Melihat)
20. Mutakalliman (Maha Berbicara)

Sifat mustahil bagi Allah ada 20 -yang merupakan kebalikan sifat wajib-, seperti: tidak ada, baru, hancur, sama dengan makhluk, membutuhkan yang lain, berbilang, lemah, terpaksa, bodoh, mati, tuli, buta, bisu, Dzat lemah, Dzat terpaksa, Dzat bodoh, Dzat mati, Dzat tuli, Dzat buta, dan Dzat bisu.

Sifat jaiz bagi Allah hanya satu, yaitu melakukan segala sesuatu yang mungkin atau meninggalkannya. Makna sifat wajib adalah sesuatu yang tidak tergambar oleh akal ketiadaannya. Sifat mustahil artinya sesuatu yang tidak tergambar oleh akal keberadaannya. Sifat jaiz adalah sesuatu yang tergambar oleh akal keberadaannya dan ketiadaannya.

Malaikat-malaikatNya

Mereka adalah makhluk yang tercipta dari cahaya, terbebas dari segala keburukan dan mampu berubah menjadi berbagai bentuk.
Rukun islam kedua adalah beriman dengan adanya malaikat. Artinya hati tunduk dan patuh bahwa mereka para malaikat adalah hamba Allah yang mulia, tidak pernah melanggar perintah Allah dan selalu melaksanakan apa yang diperintahkan.
Mereka adalah utusan Allah yang menjembatani antara diriNya dengan makhluk, melakukan berbagai hal sesuai izin-Nya, benar terhadap berita yang mereka bawa, dan jumah mereka sangatlah banyak hingga tiada yang mengetahuinya kecuali Allah.
Wajib pula beriman dengan sepuluh malaikat secara terperinci, mereka itu adalah:
1. Jibril, penyampai wahyu. Dia adalah malaikat yang paling utama.
2. Mikail, menurunkan hujan.
3. Israfil, meniup sangkakala.
4. Izrail, mencabut nyawa.
5. Munkar, dan
6. Nakir, keduanya bertugas menanyai mayit dalam kuburnya.
7. Raqib, dan
8. Atid, keduanya bertugas mencatat amal baik dan buruk.
9. Ridwan, penjaga surga.
10. Malik, penjaga neraka.

Kitab-kitabNya

Rukun iman ketiga adalah beriman kepada kitab-kitab Allah. Artinya meyakini bahwa kitab-kitab tersebut merupakan firman Allah yang Maha Dahulu, terdapat pada DzatNya, tidak terdiri dari huruf ataupun suara, dan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya adalah benar dan haq.
Kitab-kitab Allah berjumlah 104 kitab, dan kitab yang terbesar hanya empat; Al-Quran yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw., Injil kepada Isa as., Taurat kepada Musa as., dan zabur kepada Daud as.
Dari semua itu yang sampai sekarang harus kita imani isinya hanyalah Al-Qur'an, karena kitab yang lain isinya dikandung dalam Al-Qur'an, dan isinya sudah diselewengkan.

Rasul-RasulNya

Mereka adalah para nabi yang diperintahkan menyampaikan wahyu Allah.
Rukun iman keempat adalah beriman kepada para rasul, artinya meyakini bahwa Allah telah mengutus mereka kepada umat agar mendapat petunjuk, menyempurnakan kehidupan dunia dan akhirat mereka. Allah menguatkan para rasul dengan mukjizat yang menunjukkan kebenaran mereka, dan mereka telah menyampaikan risalah Allah, menjelaskan apa yang harus dijelaskan bagi orang-orang mukallaf. Para rasul wajib dihormati dan tidak boleh dipisah-pisah antara mereka, dan mereka adalah orang yang terjaga dari perbuatan dosa kecil dan besar.

Ketahuilah, bahwa jumlah rasul itu sebanyak 313, namun sebagian berpendapat jumlahnya 315 rasul. Diwajibkan bagi seorang mukallaf beriman kepada 25 rasul di antara mereka secara terperinci, yaitu ; Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya'qub, Yusuf, Ayyub, Syu'aib, Musa, Harun, Ilyasa', Daud, Sulaiman, Ilyas, Yunus, Zakaria, Yahya, Uzair, Isa, dan Muhammad saw.
Sebagian menambahkan Dzulkifli, tetapi sebagian berpendapat itu adalah Ilyas, pendapat lain menyebutkan itu adalah Zakaria, dan ada yang berpendapat lain.

Rasul yang paling utama diantara mereka adalah rasul ulul azmi, artinya nabi yang mendapatkan cobaan lebih besar dan banyak bersabar. Mereka adalah Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, Nuh.
Urutan kemuliaan yang ada pada mereka adalah sesuai urutan penyebutan diatas. Yaitu Nabi & Rasul yang paling mulia adalah Muhammad saw.

Hari Kiamat

Hari Akhir/Kiamat dimulai sejak kematian hingga tidak ada batasnya. Itulah yang disebut dengan hari kiamat. Dinamakan hari akhir karena tidak ada malam setelahnya.

Termasuk rukun iman kelima adalah beriman dengan adanya hari akhir. Artinya, meyakina bahwa itu adalah benar adanya, dan apa yang terdapat di hari akhir adalah benar, seperti mizan atau timbangan amal, shirath, surga dan neraka. Begitu pula pertanyaan dua malaikat di dalam kubur, kenikmatan kubur dan adzabnya, serta berbagai perkara lain di alam barzakh, semua itu adalah benar.

Takdir Baik & Buruk

Takdir adalah terwujudnya sesuatu sesuai batasan tertentu dan ketentuan tertentu baik dalam dzat maupun perbuatan.
Ruku iman keenam adalah meyakini bahwa sesuatu itu terjadi sesuai ketentuan Allah, dan mustahil terjadi sesuatu yang belu ditakdirkan oleh Allah. Baik dan buruk adalah sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Allah sebelum terciptanya makhluk, dan sesungguhnya segala sesuatu di alam semesta ini sesuai dengan qadha', takdir dan kehendak Allah.

Total Pengunjung

Powered by Blogger.

Pencarian